Menu

Mode Gelap
How To Handle Every Movie Challenge With Ease Using These Tips The Most Influential People in the Green House Industry and Their Celebrity Dopplegangers Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

Uncategorized · 5 Mei 2024 06:19 WIB ·

Diduga Tipu Milyaran Rupiah, H IDI Mantan Bupati Sampang Dilaporkan Ke Polisi


 Diduga Tipu Milyaran Rupiah, H IDI Mantan Bupati Sampang Dilaporkan Ke Polisi Perbesar

 

SAMPANG  — PATROLI BERITA INDONESIA 

 

Nama H. Slamet Junaidi tercoreng. Mantan bupati Sampang periode 2019-2024 itu terlibat kasus penipuan dan penggelapan sejumlah uang. Korbannya adalah owner Sampang Wisata Park (SWP) H. Mohammad Toha.

Jumlah uang yang digelapkan pun cukup fantastis. Yakni senilai 1 Miliar rupiah. Atas kejadian itu, korban melapor ke Mapolres Sampang kemarin (4/5).

Toha mengaku, terpaksa melaporkan politisi Nasdem itu karena geram. Sebab tidak ada itikad baik dari yang bersangkutan. “Saya sudah mencoba selesaikan dengan kekeluargaan, namun dia (H. Idi) tidak ada itikad baik,” katanya.

Toha bercerita awal mula kasus penipuan itu terjadi. Semula, dia bersama rekannya bernama Azhar datang ke rumah H. Idi di Bogor menjelang pileg lalu. “Karena Azhar ini kan nyaleg DPR RI dari partai PKS, ia datang kesana rembukan soal suara,” ungkapnya.

Singkat cerita, Terlapor menyanggupi suara kepada Azhar dan Pelapor sebanyak 35 ribu suara. Tapi dengan catatan, asal ada uang senilai 1 Miliar. “Berhubung sanggup, saya langsung bayar dengan ditransfer ke orang suruhannya H. Idi,” ucapnya.

Alhasil pada hari H pencoblosan, suara yang dijanjikan H. Idi tidak sesuai kesepakatan. “Janjinya 35 ribu, tapi tidak ada,’ akunya.

Dia berharap dengan dilaporkannya ke polisi, H Idi bisa mengembalikan uang yang terlanjur diberikan. “Kalau tidak dikembalikan, saya akan kawal terus sampai ke meja hijau, katanya.

Sementara itu H. Slamet Junaidi dikonfirmasi ke telpon selulernya belum ada jawaban. Pesan singkat Whatsaap yang dikirim kenomornya tidak ada tanda-tanda dibuka, meskipun menunjukkan centang dua dan online. Panggilan telpon pun juga diabaikan.

 

HENS

Artikel ini telah dibaca 137 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Patut Dipertanyakan Kinerja PIDUM POLRES BANGKALAN, Sekjen KPK Nusantara Kecewa, Kasus DUGAAN Malpraktek Di Puskesmas Kedungdung Bangkalan

11 Juni 2024 - 14:00 WIB

JALAN INDAH PENUH LIKU-LIKU PROSESI UMROH WAJIB KBIHU AL-GRATIS (PART 2)

11 Juni 2024 - 09:52 WIB

Laksamana TNI (Purn) Tedjo Edhi Purdjiatno Resmikan Kantor Hukum Baru DAJ di Surabaya

10 Juni 2024 - 03:03 WIB

MEMAKNAI FILOSOFI NILAI-NILAI KETAUHIDAN DAN KEIMANAN DALAM PEMBELAJARAN MANASIK HAJI BAGI JAMAAH KBIHU AL-GRATIS BANGKALAN (PART 2)

6 Juni 2024 - 04:06 WIB

PEMBEKALAN DAN PENDALAMAN ILMU MANASIK BAGI JAMAAH KBIHU AL-GRATIS BANGKALAN (PART 1)

4 Juni 2024 - 00:04 WIB

Proyek Gorong – gorong Di Wonosari Wetan Baru Kel. Wonokusumo Jadi Keluhan Warga Di Duga Di Bangun Acak Acakan

1 Juni 2024 - 18:23 WIB

Trending di Uncategorized