Menu

Mode Gelap
How To Handle Every Movie Challenge With Ease Using These Tips The Most Influential People in the Green House Industry and Their Celebrity Dopplegangers Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

Uncategorized · 28 Sep 2023 11:02 WIB ·

Menhan Prabowo Beri Kuliah Umum dan Tandatangani MoU Dengan Universitas Muhammadiyah Malang


 Menhan Prabowo Beri Kuliah Umum dan Tandatangani MoU Dengan Universitas Muhammadiyah Malang Perbesar

 

Malang – Patroli Berita Indonesia

Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto menjadi pembicara dalam acara Studium Generale Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang bertemakan “Membangun Ketahanan Nasional yang Komprehensif dan Kompetitif Menyongsong Indonesia Emas”, Malang, Jawa Timur, Rabu (27/9).

Sebelum memberikan kuliah umum, Menhan Prabowo bersama Rektor UMM Prof. Dr. Fauzan, M.Pd. menandatangani kesepakatan bersama (Memorandum of Understanding / MoU) antara Kementerian Pertahanan dan Universitas Muhammadiyah Malang tentang Penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi di Universitas Muhammadiyah Malang.

Di awal pengarahannya, Menhan Prabowo menanggapi pengembangan pendidikan di UMM yang dikemas dalam tayangan video “Center of Excellence dan Profesor Penggerak Pembangun Masyarakat”.

“Saya ingin mengulas apa yang saya lihat tadi dalam video yang disajikan oleh Rektor UMM. Saya melihat insiatif yang diambil oleh Rektor beserta jajaran UMM adalah suatu langkah dan terobosan yang luar biasa. Langkah-langkah stratejik dan logis inilah yang dapat mengatasi kesulitan nyata yang dilihat dan dirasakan masyarakat dan bangsa kita ini,” kata Menhan Prabowo.

Menurut Menhan Prabowo hanya dengan pendidikan, Indonesia dapat mengatasi kemiskinan, menjadi bangsa yang bermartabat, mencapai keadilan dan kesetaraan serta demokrasi dan kemerdekaan sejati.

Tantangan Indonesia ke depan menurut Menhan yaitu bagaimana Indonesia dapat mengelola kekayaan alam Indonesia sehingga dapat dinikmati secara merata untuk seluruh rakyat Indonesia. Sebagai contoh sumber daya alam tambang seperti nikel.

“Sudah dari tahun 2022 yang lalu Presiden Joko Widodo melarang nikel dijual sebagai bahan baku. Nikel harus diolah di bumi Republik Indonesia. Kalau diolah nilainya bisa menjadi 67 kali. Tahun 2021 penghasilan kita dari nikel kurang lebih 15 triliun rupiah. Tahun 2022 penghasilannya naik 20 kali lipat mendekati 400 triliun,” tambah Menhan. Oleh karena itu, Menhan menekankan agar anak Indonesia tidak hanya menjadi konsumen suatu sumber daya, akan tetapi mampu menjadi produsen.

“Jadilah anak Indonesia yang membanggakan orang tua, bangsa dan rakyatmu,” pesan Menhan.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Patut Dipertanyakan Kinerja PIDUM POLRES BANGKALAN, Sekjen KPK Nusantara Kecewa, Kasus DUGAAN Malpraktek Di Puskesmas Kedungdung Bangkalan

11 Juni 2024 - 14:00 WIB

JALAN INDAH PENUH LIKU-LIKU PROSESI UMROH WAJIB KBIHU AL-GRATIS (PART 2)

11 Juni 2024 - 09:52 WIB

Laksamana TNI (Purn) Tedjo Edhi Purdjiatno Resmikan Kantor Hukum Baru DAJ di Surabaya

10 Juni 2024 - 03:03 WIB

MEMAKNAI FILOSOFI NILAI-NILAI KETAUHIDAN DAN KEIMANAN DALAM PEMBELAJARAN MANASIK HAJI BAGI JAMAAH KBIHU AL-GRATIS BANGKALAN (PART 2)

6 Juni 2024 - 04:06 WIB

PEMBEKALAN DAN PENDALAMAN ILMU MANASIK BAGI JAMAAH KBIHU AL-GRATIS BANGKALAN (PART 1)

4 Juni 2024 - 00:04 WIB

Proyek Gorong – gorong Di Wonosari Wetan Baru Kel. Wonokusumo Jadi Keluhan Warga Di Duga Di Bangun Acak Acakan

1 Juni 2024 - 18:23 WIB

Trending di Uncategorized