Menu

Mode Gelap
How To Handle Every Movie Challenge With Ease Using These Tips The Most Influential People in the Green House Industry and Their Celebrity Dopplegangers Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

Uncategorized · 17 Agu 2023 08:05 WIB ·

RESMIKAN 1.159 BALAI RW DI SURABAYA, WALI KOTA ERI CAHYADI: BUKAN BANGUNANNYA, TAPI SEMANGAT DAN FUNGSINYA


 RESMIKAN 1.159 BALAI RW DI SURABAYA, WALI KOTA ERI CAHYADI: BUKAN BANGUNANNYA, TAPI SEMANGAT DAN FUNGSINYA Perbesar

SURABAYA— PATROLI BERITA INDONESIA

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meresmikan serentak 1.159 Balai RW di seluruh Kota Surabaya pada malam tasyakuran jelang HUT ke-78 RI, Rabu (16/8/2023). Peresmian yang dilakukan secara memikat dan berani itu, ditandai dengan menembak 6 prasasti Balai RW secara simbolis oleh Wali Kota Eri Cahyadi di Balai RW 04 Kelurahan Gayungan.

Ke 6 prasasti itu diantaranya ada Balai 04 Kelurahan Gayungan, Balai RW 04 Kelurahan Jemur Wonosari, Balai RW 09 Sememi Baru di Kelurahan Sememi, RW 03 Kelurahan Tambak Wedi, Balai RW 04 Kelurahan Tambak Sarioso, dan RW 12 Kelurahan Mojo. Dalam menyembunyikan prasasti itu, juga diikuti oleh masing-masing Ketua RW tersebut.

 

Wali Kota Eri Cahyadi menyampaikan alasanya mengapa meresmikan Balai RW 04 di Kelurahan Gayungan. Sebab, bangunan Balai RW tersebut dibangun secara swadaya tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Menurutnya, Balai RW adalah tempat yang dibangun dengan kebersamaan oleh warga.

 

“Bahwa sejatinya, Balai RW itu dibangun dengan kekuatan kebersamaan, gotong royong, dan guyub rukun antar warganya,” ujar Wali Kota Eri Cahyadi dalam sambutannya kemarin malam di Balai RW 04, Kelurahan Gayungan.

 

Wali Kota Eri menyatakan, kalau ada Balai RW yang atapnya rusak, bahkan ada yang catnya sampai tampak kusam, itu bukan berarti tanggung jawab pemerintah. Sebab, Balai RW dibangun bukan untuk kepentingan wali kota, tetapi dibangun untuk kepentingan umat yang berkolaborasi dan bersinergi dengan pemerintahnya secara berkelanjutan.

 

“Kalau (Balai RW) dibangun untuk kepentingan wali kota salah, karena wali kota tidak pernah berdiri bersama pemerintahnya. Paling (jabatan) 5 tahun, paling lama 10 tahun, ganti. Siapa pun wali kotanya, harus menghormati RW dan pemerintah kotanya. Itu yang saya mau,” tegas Wail Kota Eri.

 

Dia menegaskan kembali, bahwa peresmian serentak Balai RW ini bukan untuk meresmikan bangunannya. Akan tetapi meresmikan semangat dan kepentingan Balai RW untuk warga Kota Surabaya. Karena bangunan ini tak hanya digunakan sebagai tempat berkumpul, akan tetapi juga dimanfaat oleh warga sebagai Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH), Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA), Sinau Bareng, penanganan stunting dan sebagainya.

 

“Itu yang kita niatkan. Jadi bukan meresmikan bangunannya, tapi semangat dan fungsinya Balai RW. Karena bangunan ini hanya simbol,” katanya.

 

Dirinya berharap, Balai RW 04 di Kelurahan Gayungan ini bisa menjadi percontohan Balai RW lainnya di Kota Surabaya. Baik itu dari segi gotong royong, kerukunan, dan kepedulian warganya terhadap lingkungan di sekitarnya. “Jadi saya berharap Balai RW ini hidup, jangan sampai sepi, gelap, nggak ada kegiatan. Oleh karena itu, ditaruhlah kegiatan-kegiatan itu di sana (Balai RW),” harapnya.

 

Di samping itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, serta Pertanahan (DPRKPP) Kota Surabaya Irvan Wahyudrajad menjelaskan, ada 1.159 Balai RW yang diresmikan pada malam tasyakuran HUT ke-78 RI. Irvan menjelaskan, bangunan Balai RW yang diresmikan serentak kali ini ada yang dibangun secara swadaya oleh warga, ada juga yang mendapatkan bantuan dari pemkot melalui dana kelurahan (Dakel).

 

Senada dengan Wali Kota Eri, Irvan menjelaskan, seharusnya bangunan Balai RW itu dibangun menggunakan swadaya warga. Karena yang diresmikan kali ini bukanlah fisik dari bangunannya, melainkan semangat dari kegiatan yang ada di dalam Balai RW. “Jadi bermacam-macam ya, ada yang gotong royong dari warga, ada yang dari pemerintah. Perbaikan kecil-kecil menggunakan Dakel. Tapi kalau yang rusaknya berat, semisal atap, itu dari DPRKPP,” tandas Irvan.

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

“PARA PUTRA WAYAH MADURA HADIRI BPF 2024 Di YOGYAKARTA”

22 Mei 2024 - 00:28 WIB

Beri Dukungan Kinerja PJ Bupati Sampang, Ribuan Massa Turun Jalan

21 Mei 2024 - 15:01 WIB

WALI KOTA ERI SIAPKAN FESTIVAL SAMBELAN MASUK RANGKAIAN HJKS TAHUN 2025

20 Mei 2024 - 22:40 WIB

FESTIVAL RUJAK ULEG 2024 USUNG TEMA ‘THE HISTORY OF RUJAK CINGUR’, WALI KOTA ERI CAHYADI: SIMBOL KEBERSAMAAN WARGA SURABAYA

20 Mei 2024 - 22:39 WIB

Pj. Bupati Andriyanto Berangkatkan 366 Calon Jamaah Haji (CJH) Kloter Pertama Kabupaten Pasuruan

20 Mei 2024 - 22:37 WIB

Hari Ini, 1095 CJH Kabupaten Pasuruan Diberangkatkan ke Asrama Haji Sukolilo

20 Mei 2024 - 22:36 WIB

Trending di Uncategorized